Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik gotong royong dalam pemerintahan Desa Saintis, Kecamatan Percut Sei Tuan, serta melihat bagaimana nilai kebersamaan dan partisipasi masyarakat diterapkan dalam kegiatan rutin desa. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di tiga dusun sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gotong royong masih berjalan efektif berkat dukungan perangkat desa, tingginya partisipasi masyarakat, serta keberadaan sistem informasi seperti pengumuman balai desa, masjid, dan grup WhatsApp. Faktor pendukung meliputi fasilitas dari pemerintah desa dan peran aktif Karang Taruna. Penelitian ini menegaskan bahwa budaya gotong royong merupakan wujud implementasi nilai sosial yang memperkuat solidaritas serta menjadi modal sosial dalam pembangunan desa.
Copyrights © 2026