Ketidakpastian pasar keuangan yang ditandai oleh meningkatnya volatilitas, guncangan global, dan perubahan perilaku investor mendorong perlunya evaluasi kembali peran berbagai aset dalam manajemen portofolio. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis temuan empiris terkait peran saham, emas, dan Bitcoin dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan. Analisis dilakukan menggunakan metode kajian literatur melalui perbandingan lintas aset untuk mengevaluasi kesesuaian antara prediksi teori keuangan klasik dengan temuan empiris pasar modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa saham secara konsisten diklasifikasikan sebagai aset berisiko dengan volatilitas yang dipengaruhi oleh sentimen dan dinamika pasar, sementara emas relatif mempertahankan perannya sebagai aset lindung nilai meskipun efektivitasnya bersifat kondisional. Bitcoin, yang secara teoritis dipandang sebagai aset spekulatif berisiko tinggi, menunjukkan peran yang lebih kompleks dan kontekstual, berfungsi sebagai instrumen diversifikasi atau lindung nilai dalam kondisi pasar tertentu. Temuan ini menegaskan bahwa fungsi aset dalam portofolio modern tidak bersifat statis, melainkan dinamis dan dipengaruhi oleh ketidakpastian pasar serta perubahan perilaku investor.
Copyrights © 2026