Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses penentuan harga jual cengkeh pada petani cengkeh di Desa Linawan, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Cengkeh merupakan komoditas utama yang menopang perekonomian petani, namun harga jualnya cenderung ditentukan oleh tengkulak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive dari petani cengkeh yang terlibat langsung dalam proses produksi dan penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan harga jual cengkeh didominasi oleh tengkulak melalui penilaian kualitas fisik dan penguasaan informasi pasar. Petani tidak melakukan perhitungan biaya produksi secara sistematis sehingga harga jual belum mencerminkan biaya dan keuntungan yang optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketimpangan informasi dan struktur pasar yang oligopsoni menyebabkan lemahnya posisi tawar petani. Penguatan kelembagaan petani dan peningkatan literasi biaya menjadi upaya penting untuk mendorong keadilan harga.
Copyrights © 2025