Latar belakang: Diabetes melitus(DM) merupakan penyakit sistemik yang disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa dalam darah. Prevalensi DM di dunia. Diprediksi meningkat setiap tahun mencapai 693 juta pada tahun 2045. Particulate Matter 2.5(PM2.5) diduga berkontribusi terjadinya peningkatan angka kejadian DM. Tujuan penelitian ini adalah melakukan literatur review artikel pengaruh partikulat matter terhadap DM. Metode penelitian adalah literatur review. Kriteria inklusi : artikel 5 tahun terakhir, terindeks scopus Q1 sampai dengan Q4. Mesin pencarian, PRISMA dan ekstrak data menggunakan aplikasi Watase Uake. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan PM2.5 dan DR dengan konsumsi alcohol nilai 1,29 (1,01, 1,66). kejadian DR untuk setiap peningkatan 10-μg/m3 pada partikulat dengan diameter ≤2,5 dan 2,5–10-μm masing-masing adalah 1,29 (1,11–1,50) dan 1,37 (1,17–1,61). Terdapat hubungan PM2.5 dengan kejadian diabetes nefropati dan konsumsi alkohol. Paparan jangka panjang sangat penting berhubungan erat dengan tingkat hsCRP. Hubungan yang lebih kuat Peningkatan adiponektin diamati di antara peserta non-obesitas. Peningkatan 10 μg/m³ paparan PM2.5, kemungkinan terkena retinopati diabetik meningkat sebesar 41%. Kesimpulan: pada pasien DM, semakin tinggi paparan partikulat, semakin tinggi pula risiko DR. Sangat penting untuk mengurangi paparan PM2.5. Kata kunci : Partikulat Mater, DM, retinopathy, biomarker
Copyrights © 2025