Proyek pemindahan dan penataan selective racking di gudang logistik merupakan aktivitas yang membutuhkan perencanaan waktu yang akurat karena melibatkan rangkaian pekerjaan berurutan yang saling bergantung. Kondisi operasional gudang yang dinamis menuntut adanya metode penjadwalan yang mampu mengidentifikasi aktivitas prioritas sekaligus memperkirakan risiko ketidakpastian durasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penjadwalan proyek pemindahan dan penataan selective racking di gudang PT X menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Program Evaluation and Review Technique (PERT). Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan tim gudang untuk menentukan aktivitas, hubungan ketergantungan, serta estimasi durasi pekerjaan. Hasil analisis CPM menunjukkan bahwa proyek memiliki jalur kritis dengan durasi total 16 hari, yang menjadi waktu minimum penyelesaian proyek. Sementara itu, analisis PERT menghasilkan nilai waktu harapan (TE), varians, dan standar deviasi yang memberikan gambaran probabilitas keterlambatan berdasarkan ketidakpastian durasi aktivitas. Integrasi CPM–PERT memberikan model penjadwalan yang lebih komprehensif dan adaptif, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan terkait prioritas aktivitas, alokasi sumber daya, serta mitigasi risiko keterlambatan. Temuan ini membuktikan bahwa metode CPM–PERT relevan untuk diterapkan pada proyek penataan fasilitas gudang guna meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi potensi downtime selama proses berlangsung.
Copyrights © 2025