Keamanan data merupakan aspek krusial dalam pengelolaan dan distribusi file digital, terutama file video yang berukuran besar dan berpotensi mengandung informasi sensitif. Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan kriptografi yang tidak hanya menjamin kerahasiaan data, tetapi juga memastikan integritas dan keasliannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa kombinasi algoritma Twofish dan Digital Signature Algorithm (DSA) dalam proses enkripsi dan dekripsi file video pada aplikasi berbasis web. Algoritma Twofish, sebagai metode simetris, dipilih karena kemampuannya dalam mengolah data berukuran besar secara cepat dan efisien. Sementara itu, DSA digunakan sebagai algoritma asimetris untuk menghasilkan tanda tangan digital yang menjamin validitas dan integritas file. Aplikasi yang dikembangkan memungkinkan pengguna mengunggah video, melakukan enkripsi dengan kunci acak menggunakan Twofish, serta menghasilkan tanda tangan digital dengan DSA. Pengujian dilakukan terhadap lima file video dengan ukuran bervariasi, dari 4,59 MB hingga 43,5 MB. Hasil menunjukkan bahwa seluruh proses enkripsi dan dekripsi berjalan sukses dan menghasilkan tanda tangan digital yang valid. Waktu enkripsi berkisar antara 8,88 detik hingga 01 menit 26,41 detik, sedangkan waktu dekripsi berkisar antara 8,28 detik hingga 01 menit 24,31 detik. Rata-rata waktu enkripsi tercatat 33,17 detik, sementara dekripsi rata-rata 32,61 detik. Selisih waktu antar proses relatif kecil, menandakan efisiensi algoritma Twofish dalam kedua arah operasi. Selain itu, waktu pemrosesan meningkat seiring bertambahnya ukuran file, namun tetap dalam batas wajar untuk aplikasi web. Secara keseluruhan, kombinasi Twofish dan DSA terbukti efektif dan efisien untuk meningkatkan keamanan file video berbasis web tanpa mengorbankan performa sistem.
Copyrights © 2026