Pemberdayaan perempuan pada manajemen retail berbasis vendor managed inventory (VMI) memberikan peluang pada mitra dalam meningkatkan kompetensi mitra, menjaga, dan memastikan keamanan data sehingga menghindari penguasaan dan ketergantungan pada vendor. Awal kompetensi pemberdayaan perempuan sebesar 16.4%. Metode pelaksanaan menggunakan enam level taksonomi bloom (C1-C6) dengan dua belas indikator yang digunakan. Sementara lima tahapan pemberdayaan yang digunakan meliputi (i). identifikasi masalah dan koleksi informasi, (ii) observasi dan fokus diskusi, (iii) sosialisasi dan sharing transfer knowledge, (iv) mentoring, dan (v) evaluasi. Tujuan pemberdayaannya adalah mengimplementasikan VMI berdasarkan taksonomi bloom. Obyek yang digunakan pada pemberdayaan ini adalah berlian mart retail Mojokerto. Hasil pemberdayaan perempuan menunjukkan rata-rata angka keberhasilan yang signifikan mendekati 29 %, dimana angka tersebut diperoleh dengan cara membandingkan hasil sebelum dan sesudah pemberdayaan. Hasilnya adalah level C1, C3, C2-C4, dan C6 sebesar 20%, 41.18%, 33.33%, dan 30%, Adapun level pengembangan P2 sebesar 20%, sedangkan P1 belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sementara itu arah pengembangannya fokus pada integrasi teknologi digital lokal berbasis android, dengan kontribusinya lebih meningkatkan kompetensi managerial pada manajer retail dan karyawan perempuan untuk lebih mendominasi di sektor kepemimpinan publik
Copyrights © 2025