Penelitian ini bermaksud menganalisis pengaruh Kepemilikan Tripartit (Manajerial, Institusional, dan Pemerintah), Karakteristik Dewan (Ukuran Dewan), dan Debt Structure terhadap Financial Distress pada perusahaan sektor Basic Materials yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Metode yang digunakan ialah kuantitatif melalui teknik analisis regresi linear berganda. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan sektor Basic Materials yang tercatat di BEI, sejumlah 86 perusahaan ditentukan untuk menjadi sampel menggunakan purposive sampling, yang menghasilkan 258 data pengamatan sepanjang periode penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan pemerintah, ukuran dewan, dan struktur utang memengaruhi financial distress secara negatif dan signifikan, sedangkan kepemilikan institusional tidak berpengaruh.
Copyrights © 2026