Akhlak anak usia dini merupakan fondasi utama bagi pembentukan kepribadian dan karakter di masa selanjutnya. Keluarga, khususnya orang tua, memiliki peran strategis sebagai lingkungan pertama dan pendidik utama dalam proses pembentukan akhlak tersebut. Meskipun berbagai kajian telah menegaskan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan akhlak anak, sebagian besar penelitian masih bersifat normatif dan belum mengkaji secara mendalam praktik nyata pengasuhan dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam meningkatkan akhlak mulia anak usia dini di lingkungan keluarga dengan menitikberatkan pada bentuk peran yang aplikatif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber tertulis yang relevan, seperti buku dan artikel ilmiah yang membahas pengasuhan, pendidikan akhlak, serta perkembangan anak usia dini. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk menemukan pola, konsep, dan kesenjangan kajian yang ada. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan akhlak mulia anak usia dini sangat dipengaruhi oleh keteladanan orang tua, pola asuh yang tepat, konsistensi dalam pembiasaan nilai moral, serta komunikasi yang positif dalam keluarga. Kajian ini juga menemukan adanya kesenjangan antara konsep ideal pengasuhan dan praktik nyata yang dilakukan orang tua. Kesimpulannya, pendidikan akhlak anak usia dini memerlukan peran orang tua yang tidak hanya memahami nilai moral secara konseptual, tetapi juga mampu menerapkannya secara berkelanjutan dalam kehidupan keluarga. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan perspektif aplikatif dalam kajian pendidikan akhlak berbasis keluarga serta sebagai rujukan konseptual bagi pengembangan pengasuhan anak usia dini.
Copyrights © 2025