Abstract. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan metode story-telling berbasis kearifan lokal pada pembelajaran teks Hikayat terhadap pemahaman dan apresiasi siswa pada warisan budaya lokal. Alasan peneliti menggunakan metode story-telling berbasis kearifan lokal adalah untuk memudahkan siswa dalam memahami materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan pembelajaran berbasis kearifan lokal yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini meliputi analisis pengalaman siswa dalam mempelajari teks hikayat dengan menggunakan metode story-telling berbasis kearifan lokal. Partisipan penelitian terdiri dari siswa kelas X SMAN 9 Gowa. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan siswa, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis budaya lokal secara signifikan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konteks budaya teks hikayat dan mendorong mereka untuk lebih menghargai warisan budaya tradisional yang ada di daerah mereka masing-masing. Penelitian ini berfokus pada pentingnya menyatukan aspek budaya lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia guna memperkaya pengalaman belajar peserta didik serta memperkenalkan keberagaman budaya dalam pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kurikulum dan praktik pembelajaran yang lebih luas dan mengacu pada konteks budaya peserta didik. Keywords: Kearifan Lokal, Teks hikayat, Storytelling
Copyrights © 2025