Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intesintas komunikasi antarbudaya terhadap adaptasi sosial mahasiswa perantau di Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang dipilih asosiatif. Subjek penelitian yang berjumlah 113 mahasiswa perantau berasal dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta dan sedang menempuh Pendidikan di perguruan tinggi yang berada di Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert, dengan analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan program SPSS. Hasil analisis yang menunjukkan bahwa data peneliti memenuhi asumsi uji normalitas dan linearitas. Hasil uji regresi menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan intesitas komunikai antarbudaya terhadap adaptasi sosial mahasiswa perantau dengan nilai signifikasi 0,021 < 0,05. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,843 menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara kedua variable, sedangkan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,711 menunjukkan 71,1% adaptasi sosial mahasiswa perantau dipengaruhi oleh intensitas komunikasi antarbudaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya intensitas komunikasi antarbudaya memiliki peranan yang penting dalam mendukung proses adaptasi sosial mahasiswa perantau pada lingkungan multikultural Yogyakarta.
Copyrights © 2026