Di era digitalisasi, persaingan bisnis yang ketat menuntut perusahaan untuk terus berinovasi dalam memahami perubahan gaya hidup sehat konsumen yang kini mulai beralih ke pola makan bebas gluten. Produk gluten-free, yang awalnya bersifat khusus untuk kebutuhan medis, kini mengalami pergeseran fungsi menjadi simbol identitas dan gaya hidup sehat di media sosial. Penelitian kualitatif fenomenologi ini mengeksplorasi pengalaman personal konsumen dalam menginterpretasikan produk gluten-free dari dua merek lokal, The.Cornecraft dan Nude Bake, di Instagram. Temuan inti penelitian menunjukkan adanya pergeseran fundamental nilai produk gluten-free dari sekadar kebutuhan medis menjadi bagian integral dari gaya hidup sehat harian (functional reframing). Kekuatan metodologis penelitian ini terletak pada integrasi kerangka Strategic Experiential Modules (SEMs) dan Socio-Cultural Consumption Vector (SCCV). Analisis SCCV mengungkap bahwa konsumsi produk ini berfungsi sebagai alat sosial untuk membentuk identitas diri yang sadar kesehatan dan memperkuat koneksi komunitas. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan "Model Konstruksi Makna Konsumen Terhadap Produk Gluten-Free" yang terdiri dari empat tahap: Functional Reframing, Cognitive Legitimation, Lifestyle & Social Integration, dan Trust Anchoring. Implikasi praktis bagi pelaku bisnis adalah pentingnya menonjolkan dimensi pengalaman langsung (Sense dan Feel) serta membangun kredibilitas melalui transparansi ilmiah (uji laboratorium) untuk menjamin keberlanjutan bisnis di era digital.
Copyrights © 2026