Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam mengemukakan ide matematika secara tertulis, simbolik, maupun visual. Metode yang digunakan ialah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas tiga kelas VIII SMP Negeri 10 Jakarta tahun ajaran 2024/2025 yang dipilih melalui teknik cluster random sampling, yaitu kelas eksperimen 1 (inkuiri terbimbing berbantuan GeoGebra), kelas eksperimen 2 (inkuiri terbimbing tanpa GeoGebra), dan kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Data dikumpulkan melalui tes kemampuan komunikasi matematis dan dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dilanjutkan dengan uji Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara ketiga kelas. Siswa yang belajar dengan model inkuiri terbimbing berbantuan GeoGebra memperoleh rata-rata kemampuan komunikasi matematis lebih tinggi dibandingkan dua kelas lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan GeoGebra dalam pembelajaran inkuiri terbimbing dapat memfasilitasi siswa dalam mengekspresikan ide matematis secara tertulis, menggunakan simbol dengan tepat, serta menggambarkan representasi visual secara proporsional. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan media interaktif seperti GeoGebra dapat memperkuat efektivitas model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.
Copyrights © 2025