Siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Bukittinggi mempunyai kemampuan berpikir kritis matematika yang rendah, yang diakibatkan oleh metode pengajaran yang berfokus pada guru dan kurang beragam. Salah satu solusi untuk masalah ini ialah menerapkan model Numbered Head Together (NHT) dalam pembelajaran kooperatif. Tujuan utama penelitian ini ialah guna mengetahui sejauh mana siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Bukittinggi menerapkan model Numbered Head Together (NHT) dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini ialah studi pra-eksperimental dengan desain perbandingan kelompok statis. Populasi penelitian ini meliputi sembilan kelas siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi. Untuk penelitian ini, peneliti mengaplikasikan sampel yang tersusun dari dua kelas: VIII C selaku kelompok kontrol dan VIII B selaku kelompok eksperimen. Alat yang digunakan adalah alat evaluasi kemampuan siswa dalam berpikir kritis tentang matematika. Analisis statistik t-test digunakan untuk menganalisis data. Menurut analisis data ujian kemampuan berpikir kritis matematis siswa, diputuskan bahwa . Hal ini membuat peneliti menolak , karena . Perhitungan hasil menggunakan perangkat lunak Minitab juga mendukung hal ini, dengan nilai sebesar 0,3 < 0,05 = α. Sebab itu, bisa dirumuskan bahwa siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Bukittinggi memperoleh keuntungan penting pada model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Copyrights © 2025