Tradisi kenduri merupakan salah satu praktik sosial-keagamaan yang masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Gumawang, Kabupaten Wonosobo. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat kohesi sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi kenduri serta menganalisis perannya dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah tantangan modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi kenduri dilaksanakan secara rutin dalam berbagai peristiwa sosial dan keagamaan serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kenduri mengandung makna religius sebagai wujud rasa syukur dan doa bersama, sekaligus makna sosial sebagai sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan solidaritas, dan menghapus sekat sosial antarwarga. Melalui keterlibatan kolektif dan pewarisan nilai kepada generasi muda, tradisi kenduri terbukti berperan sebagai perekat sosial yang efektif dalam menjaga kohesi sosial dan keberlanjutan budaya lokal di Desa Gumawang.
Copyrights © 2026