Stres akademik merupakan fenomena psikologis yang umum dialami oleh siswa sekolah menengah, khususnya pada fase akhir pendidikan ketika tuntutan akademik, praktik kejuruan, serta tekanantransisi ke dunia kerja meningkat secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikandinamika stres akademik pada siswa kelas XII Jurusan Teknik Pemesinan di SMK PGRI Gresik sertamenelaah implikasinya terhadap layanan psikologi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode asesmen mulltimodal yang meliputi wawancara mendalam, observasi perilaku, studi dokumentasi, serta skrining psikologis menggunakan Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42). Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas XII, dengan fokus analisis mendalam pada lima siswa yang menunjukkan tingkat stres sedang hingga parah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53% siswa berada pada kategori stres di atas normal. Manifestasi stres akademik tampak dalam bentuk kelelahan fisik, penurunan motivasi belajar, konflik interpersonal, penarikan diri sosial, serta kecemasan terhadap masa depan. Temuan inimenunjukkan adanya ketidakseimbangan antara tuntutan akademik dan kapasitas coping siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi psikologis berbasis sekolah yang bersifat preventif dan kuratif melalui psikoedukasi dan konseling kelompok berbasis kekuatan (strength-based counseling) guna mendukung kesejahteraan psikologis siswa SMK menjelang kelulusan.
Copyrights © 2026