Penelitian ini menganalisis pengaruh Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) terhadap profitabilitas bank umum. PPAP merupakan cadangan kerugian yang dibentuk bank untuk mengantisipasi risiko kredit akibat penurunan kualitas aktiva produktif. Peningkatan PPAP menunjukkan meningkatnya risiko kredit yang harus ditanggung bank sehingga dapat menekan laba. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data laporan keuangan, hasil penelitian menunjukkan bahwa PPAP berpengaruh signifikan dan negatif terhadap profitabilitas bank. Semakin tinggi PPAP, semakin besar penurunan profitabilitas. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan risiko kredit yang efektif sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kinerja keuangan bank.
Copyrights © 2026