Studi ini diarahkan untuk menelaah keterhubungan antara strategi pemasaran media sosial yang dimediasi oleh Instagram dan TikTok, konstruksi brand image, serta peran brand ambassador terhadap intensi pembelian konsumen sepatu futsal merek Specs. Pendekatan kuantitatif deskriptif diterapkan dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner tertutup berskala Likert lima poin yang melibatkan 102 responden dari komunitas futsal aktif, yang dipilih menggunakan purposive selection berbasis kriteria relevansi. Pengujian relasi struktural antarvariabel dilakukan melalui pendekatan Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS, di mana strategi pemasaran, citra merek, dan brand ambassador diposisikan sebagai variabel eksogen, sementara minat beli berperan sebagai variabel endogen. Hasil estimasi menunjukkan bahwa strategi pemasaran media sosial dan brand ambassador memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat beli, sedangkan brand image tidak menunjukkan pengaruh yang bermakna secara statistik. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas pemasaran digital dan ketepatan figur representatif merek menjadi faktor kunci dalam membentuk preferensi pembelian, sementara dimensi brand image masih memerlukan penguatan konseptual agar dapat berkontribusi secara optimal.
Copyrights © 2026