Penelitian ini diorientasikan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi product bundling, word of mouth, serta tingkat brand awareness mampu memengaruhi kecenderungan konsumen Kopi Kenangan di wilayah Salatiga dalam melakukan pembelian ulang. Pendekatan penelitian yang diterapkan bersifat kuantitatif dengan rancangan eksplanatori, yang bertujuan menjelaskan hubungan kausal antarvariabel melalui pengujian empiris. Populasi penelitian adalah masyarakat yang pernah membeli produk Kopi Kenangan, Sebanyak 200 partisipan penelitian ditetapkan sebagai unit analisis, yang penentuannya dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan pertimbangan khusus, yakni responden harus memiliki riwayat transaksi pembelian berulang (lebih dari satu kali), berusia di atas 15 tahun, dan laki-laki atau perempuan. Penghimpunan data primer dilakukan dengan memanfaatkan instrumen survei berbasis internet, di mana respons diukur menggunakan rentang penilaian Likert lima tingkat (1–5). Variabel independen terdiri atas Product Bundling, Word of Mouth, dan Brand Awareness, sedangkan variabel dependen adalah Repurchase Intention. Peneliti menerapkan teknik analisis regresi linear berganda berbantu SPSS, dengan melewati tahapan uji asumsi klasik serta uji kualitas data. Hasil uji hipotesis (t, F, dan R2) menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari faktor Brand Awareness, Word of Mouth, dan pengemasan produk (Product Bundling) terhadap niat pembelian kembali oleh konsumen. Sebagai implikasi praktis, manajemen disarankan untuk memperkuat strategi pemasaran terpadu dan kualitas pelayanan demi menjaga loyalitas konsumen.
Copyrights © 2026