Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan metode dakwah dalam masyarakat multikultural Kelurahan Pampang, Makassar, dengan fokus pada tiga pendekatan utama yaitu Bi Al-hikmah (kebijaksanaan), Mauizatul Hasanah (nasehat), dan Mujadilhum Billati Hiya Ahsan (diskusi dengan cara terbaik). Ketiga metode tersebut dianalisis berdasarkan implementasinya dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat, serta kontribusinya dalam membangun kesadaran beragama, harmoni sosial, dan ketahanan moral komunitas. Metode Bi Al-hikmah menunjukkan bahwa keberhasilan dakwah sangat dipengaruhi oleh penghormatan terhadap keberagaman serta keterlibatan aktif pemerintah dan organisasi sosial-keagamaan. Pendekatan yang menghargai konteks budaya dan sosial masyarakat setempat menciptakan suasana damai, toleran, dan partisipatif. Selanjutnya, metode Mauizatul Hasanah memperlihatkan bahwa penyampaian dakwah melalui nasehat yang lembut dan edukatif memiliki dampak signifikan dalam membentuk karakter generasi muda. Program-program bimbingan yang berbasis nilai moral dan spritual berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan agama sejak dini, baik bagi anak-anak maupun orang tua. Adapun metode Mujadilhum Billati Hiya Ahsan menekankan pentingnya pendekatan personal dan diskusi yang terbuka dalam menyelesaikan permasalahan keagamaan dan sosial. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara pendakwah dan mad’u secara individual, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keharmonisan antargolongan melalui musyawarah yang adil dan beradab.
Copyrights © 2025