Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program Pendidikan Jasmani Adaptif (Adapted Physical Education/APE) dalam meningkatkan keterampilan gerak dasar (Fundamental Movement Skills/FMS) pada anak dengan disabilitas intelektual, khususnya tunagrahita ringan. Melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis pedoman PRISMA 2020, penelitian ini mengidentifikasi dan menyintesis 164 artikel dari database Scopus yang diterbitkan antara tahun 2015–2025. Analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer dilakukan untuk memetakan tren penelitian, kolaborasi antarnegara, dan jaringan kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat akademik terhadap APE meningkat signifikan sejak tahun 2019, dengan pergeseran fokus menuju isu-isu kontemporer seperti integrasi teknologi, analisis longitudinal, dan dampak pasca pandemi. Meskipun demikian, distribusi penelitian masih didominasi oleh negara-negara Barat, sedangkan kontribusi Asia Tenggara relatif rendah meskipun Indonesia mulai menunjukkan perkembangan. Kajian ini juga menemukan variasi besar dalam durasi dan metode intervensi serta instrumen pengukuran FMS, yang mempengaruhi konsistensi hasil antar studi. Secara umum, temuan menunjukkan bahwa APE memiliki dampak positif terhadap kemampuan lokomotor, kontrol objek, dan stabilitas pada anak tunagrahita, dengan keberlanjutan program menjadi faktor penting bagi retensi kemampuan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan model APE berbasis bukti yang sesuai konteks lokal, serta kebutuhan peningkatan kapasitas riset di kawasan Asia Tenggara.
Copyrights © 2025