Penelitian ini menganalisis bagaimana Objective Key Results (OKR) diadaptasi dalam sistem manajemen kinerja birokrasi Indonesia melalui studi implementasi dengan desain kualitatif deskriptif di Kementerian Sekretariat Negara. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pejabat dan pegawai yang terlibat dalam perumusan hingga evaluasi OKR lintas unit serta analisis dokumen kinerja organisasi. Data dianalisis menggunakan teknik interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Temuan menunjukkan bahwa implementasi OKR di Kementerian Sekretariat Negara berlangsung melalui proses translation institusional yang memastikan kompatibel dengan aturan dan logika birokratis yang sudah mapan. Lima bentuk adaptasi OKR teridentifikasi, yaitu dominasi sasaran committed, KR dominan berbasis aktivitas, transparansi selektif, partisipasi yang menguat pada eksekusi, dan evaluasi kuartalan yang administratif. Proses adaptasi ini membentuk hybridity struktural yang membuat OKR telah berfungsi sebagai penguat mekanisme kinerja, namun belum menghasilkan transformasi substantif pada praktik kerja dan orientasi nilai. Studi ini memberikan kontribusi empiris mengenai dinamika adaptasi inovasi manajerial dalam birokrasi Indonesia serta memperkaya literatur mengenai translation dan hybridity dalam manajemen kinerja sektor publik. Temuan bersifat kontekstual dan tidak dimaksudkan untuk digeneralisasi.
Copyrights © 2025