Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik edible coating berbasis pati sagu dan minyak atsiri biji pala sebagai solusi pengurangan kerusakan pascapanen. Perlakuan yang digunakan meliputi perbedaan konsentrasi pati sagu (2%, 3%, 4%) dan minyak atsiri biji pala (0,5%; 1%; 1,5%). Analisis yan digunakan adalah uji viskositas, kestabilan emulsi, ketebalan, transparansi, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan adanaya perbedaana karakteristik untuk setiap sampel. Edible coating dengan perbedaan konsentrasi pati sagu dapat mempengaruhi viskositas dan ketebalan edible coating yang dihasilkan. Semakin tinggi konsentrasi pati sagu yang ditambahkan, maka nilai viskosita dan ketebalan akan semakin meningkat pula. Sedangkan, perbedaan konsentrasi minyak atsiri biji pala mempengaruhi nilai pH (derajat keasaman) dari edible coating yang dhasilkan. Dimana, semakin tinggi konsentrasi minyak atsiri biji pala, maka akan semakin turun pula nilai pH yang dihasilkan. Dari parameter transparansi, perbedaan konsentrasi pati sagu dan minyak atsiri biji pala tidak mempengaruhi karakteristik edible yang dihasilkan.
Copyrights © 2025