Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu faktor risiko komorditas yang paling signifikan terkait dengan tuberkulosis paru (TB) di seluruh dunia. Kadar glukosa darah yang tinggi secara terus menerus pada DM dapat merusak sistem imun seluler, yang memicu peningkatan dalam replikasi Kondisi hiperglikemia kronis pada DM mengganggu imun seluler, yang memicu peningkatan dalam replikasi Mycobacterium tuberculosis dan emingkatkan jumlah bakteri. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan potong lintang, melibatkan 50 pasien sebagai sampelnya. Terdapat tiga jenis analisis data yang dilakukan : analisis deskriptif, Chi Square dengan nilai Odds Ratio sebesar 26 dengan nilai p < 0,001, serta regresi logistik dengan Adjusted Odds Ratio sebesar 6,25. Temuan dari analisis Chi Square menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara status glikemik yang tidak terkontrol dan hasil BTA positif. Pasien TB yang juga mengidap DM menunjukkan risiko 6,25 kali lebih tinggi untuk memiliki beban bakteri yang lebih besar dibandingkan dengan pasien TB yang tidak memiliki DM.
Copyrights © 2025