Pendekatan dalam pengembangan pembangkit listrik di Indonesia masih lebih banyak bergantung pada bahan bakar fosil. Penipisan stok energi fosil mendorong pengembangan pembangkit listrik yang menggunakan sumber energi non-fosil. Salah satu bagian dari energi bauran adalah energi air, yang memiliki potensi kapasitas yang tidak terbatas di Indonesia. Salah satu langkah yang telah diambil adalah menggunakan energi air untuk menggerakkan turbin. Dalam proses ini, energi kinetik air diubah menjadi energi mekanik saat air menggerakkan roda turbin. Energi mekanik tersebut kemudian diubah menjadi energi listrik melalui generator.Metode Penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan Turbin Crossflow, dengan variasi pembukaan katup 30°, 35°, dan 40°. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil yang didapatkan adalah debit air mengalami kenaikan berdasarkan pembukaan katup yaitu katup 30° 0,0187 m3/s, katup 35° 0,0229 m3/s, dan katup 40° 0,0287 m3/s. Daya air mengalami kenaikan yaitu katup 30° 211,15 Watt, katup 35° 258,07 Watt, katup 40° 323,65 Watt. Daya turbin mengalami kenaikan yaitu katup 30°, 73,69 Watt, katup 35° 81,00 Watt, katup 40° 86,25 Watt. Dan efisiensi mengalami penurunan yaitu katup 30° 0,35 %, katup 35° 0,31 %, katup 40° 0,27 %.
Copyrights © 2025