cover
Contact Name
Darmulia
Contact Email
ajme@uim-makassar.ac.id
Phone
+6285299433474
Journal Mail Official
ajme@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 9 No. 29
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering
ISSN : 3026619X     EISSN : 30263506     DOI : -
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) merupakan jurnal yang menjawab tantangan keilmuan masa depan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tengah masyarakat, akademisi, pemerintah dan perusahaan untuk memperoleh informasi ilmiah, hasil penelitian ilmiah yang di hasilkan di bidang teknik mesin yang mencakup dalam jurnal ini khusunya dalam bidang Konversi Energi, Konstruksi, Metalurgi yang di terbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Articles 46 Documents
Analisis Prestasi Turbin Pelton Dengan Variasi Jumlah Sudu Turbin M, Saripuddin; Syafrun, Muhammad; Usman, M Agung Prasetya; Sahrullah
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 1, No 1, Oktober, 2023
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin Pelton merupakan salah satu jenis turbin impuls yang sangat umum digunakan pada pembangkit listrik tenaga air seperti pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Pemilihan turbin ini didasarkan pada efisiensi tinggi dari turbin Pelton.Metode pengumpulan data yang diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam penelitian ini adalah Studi Pustaka, Studi Literatur, Studi Modifikasi Alat Penelitian. Setelah itu data diperoleh dengan prosedur pengetesan modifikasi turbin pelton. Hasil yang diperoleh pada analisis prestasi turbin pelton dengan variasi jumlah sudu yang terdiri dari tiga variasi sudu. Pada hubungan antara kecepatan aliran air terhadap debit air, terlihat bahwa semakin cepat aliran air yang mengalir maka debit air yang dibutuhkan semakin besar, Sudu 10 mengalirkan air secepat 3,5 m/s dengan debit air yang dibutuhkan sebesar 0,00035 m3/s dan 7,9 m/s dengan debit air yang dibutuhkan sebesar 0,00079 m3/s, pada sudu 15 air mengalir dengan kecepatan 5,4 m/s yang membutuhkan debit air sebesar 0,00054 m3/s dan 7,2 m/s dengan debit air yang dibutuhkan sebesar 0,00072 m3/s, lalu sudu 20 air mengalir melalui pipa dengan kecepatan 4,3 m/s dengan jumlah debit yang dibutuhkan sebesar 0,00043 m3/s dan 7,8 m/s yang membutuhkan debit air sebesar 0,00078 m3/s. Lalu pada hubungan jumlah sudu terhadap daya turbin, bahwa jumlah sudu mempengaruhi daya turbin nilai daya turbin pada jumlah sudu 10 diperoleh daya sebesar sebesar 6,93 watt pada pembukaan Nozzle samping,12,84 watt pada pembukaan Nozzle atas, dan 21 watt pada pembukaan Nozzle ganda. Dan dari hasil pembahasan hubungan antara sudu turbin terhadap efisiensi turbin, nilai efisiensi turbin pada jumlah sudu 10 sebesar 40,76 % pada pembukaan Nozzle samping dan 14,47 % pada pembukaan Nozzle ganda.
Analisa Perbandingan Performa Motor Matic Terhadap Pengaruh Variasi Berat Roller Dan Kemiringan Rumah Roller Pada Sistem CVT (Continously Variable Transmission) Darmulia; Pabeta, Djufri Juma; Burtono; Syuaib, Mohammad
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 1, No 1, Oktober, 2023
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi berat roller dan sudut kemiringan rumah roller terhadap performa motor matic. Penelitian dilakukan di Bengkel Sepeda Motor Antang Raya, Jalan Inspeksi Kanal PAM No. 57 Kassi-Kassi, Makassar, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan teknik analisis deskriptif. Pengujian dilakukan pada sepeda Motor Yamaha Mio Sporty tahun 2009 kapasitas mesin 110 cc dengan memvariasikan massa roller 13 gram, 14 gram dan 15 gram dengan variasi putaran mesin 2000 rpm, 3000 rpm dan 4000 rpm. Alat yang digunakan dalam proses pengambilan data penelitian adalah dynotest. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh berat roller dan sudut kemiringan rumah roller terhadap performa motor matic semakin banyak variasi sudut kemiringan drive pulley akan meningkatkan performance yang berbeda-beda pada sepeda motor matic dimana performance terbaik dihasilkan pada sudut kemiringan drive pulley 13º, 14º dan 15º dengan torsi, daya efektif, pemakaian bahan bakar, pemakaian bahan bakar spesifik dan efesiensi thermal efektif.
Modifikasi Alat Pengubah Air Laut Menjadi Air Tawar Berbasis Penyaringan Carbon Aktif Dan Zeolit Aktif Pabeta, Djufri Juma; Darmulia; Ikhsan, Muh Nurul; Irfan
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 1, No 1, Oktober, 2023
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air di daerah pesisir umumnya lebih rendah. Nilai salinitas air di kawasan ini tidak layak untuk dikonsumsi. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tingginya angka salinitas adalah dengan teknik penyaringan dengan metode reverse osmosis dengan memodifikasi alat pengubah air laut menjadi air tawar berbasis penyaringan carbon aktif dan zeolit aktif.menganalisis penurunan kadar garam pada air dengan filtrasi zeolit dan carbon aktif dengan metode reverse osmosis untuk mengetahui air laut yang telah di olah sudah memenuhi standar konsumsi, metode pengumpulan data yang diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam penelitian ini adalah Studi Pustaka, Studi Literatur, Studi Modifikasi Alat Penelitian. Setelah itu data diperoleh dengan prosedur pengetesan modifikasi alat pengubah air laut.Setelah melakukan pengujian alat makan selanjutnya adalah melakukan pengujian data dan Adapun data yang kami dapat setelah melakukan pengujian sebanyak 3 kali dalam 1 percobaan adapun hasil pengujian penelitian dengan nilai rata-rata (Percobaan 220 v 0,5 Mpa 1 Liter 2 Menit (Percobaan 2) 220v 0,5 Mpa 15 Liter 30 Menit (Percobaan 3) 220v 0,5 Mpa 50 Liter 60 Menit Bedasarkan penelitian yang telah dilakukan terjadi penurunan terhadap angka salinitas sampel air menggunakan karbon aktif dan zeolite aktif yang diaktivasi menggunakan NaOH 0,5 M. Setelah diberi perlakuan menggunakan karbon aktif dan zeolite aktif yang diaktivasi menggunakan NaOH 0,5 M. Terjadi penurunan rata – rata 2,7 ‰ dari nilai salinitas 2,8 ‰. Hal ini sejalan dengan beberapa penelitian terkait yang memaparkan manfaat karbon aktif untuk penurunan salinitas air. waktu kontak yang paling baik dalam penurunan salinitas terjadi pada waktu 60 menit yang menghasilkan penurunan sebesar 2,6 ‰, dapat di simpulkan bahwa Modifikasi Alat Pengubah Air Laut Menjadi Air Tawar Berbasis Penyaringan Carbon Aktif Dan Zeolit Aktif dengan melihat alat penelitian yang sudah ada yang menggunakan system destilasi air laut setelah di lakukan pengujian dan penelitian dapat di simpulkan bahwa Ada banyak perbedaan baik itu dari tingkan evisiensi waktu dan hasil penurunan salinitasnya.
Rancang Bangun Mesin Pencacah Limbah Botol Kaca Menggunakan Sensor Sortir Kaca Dengan Sistem Penghancur Hammer Shredder Jamaluddin; Hafid, Suhardi; Sahid, Nur Ilman; Bahta, Muh. Arifin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 1, No 1, Oktober, 2023
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Botol kaca merupakan material yang sangat getas, hal inilah yang menyebabkan proses pemesinan botol kaca sangat terbatas sehingga banyak limbah botol kaca yang terbuang sia-sia. Padahal jika diproses lebih jauh (recycle), limbah botol kaca tersebut dapat menjadi barang yang memiliki nilai tambah dan dapat diperjualbelikan seperti lampu hias, asbak, media tanam hidroponik. Sebelum dilakukan perancangan, terlebih dahulu dilakukan observasi mengenai jenis dan ukuran botol serta jenis-jenis mata pencacah untuk kaca. Selain itu, dilakukan studi literatur mengenai elemen mesin yang dibutuhkan untuk merancang alat ini. Setelah diketahui elemen mesin yang akan digunakan, alat yang akan dirancang digambar terlebih dahulu sehingga dimensi alat dapat diketahui. Percobaan alat dilakukan setelah perancangan. Jika alat masih belum bekerja secara optimal akan dilakukan perencanaan kembali. Dari perencanaan dan pendekatan perhitungan yang dilakukan, putaran perencanaan 2800 rpm dihasilkan daya motor sebesar 370W sehingga digunakan motor dengan daya 0,5 HP, menggunakan sistem transmisi belt dan pulley dengan perbandingan pulley 2:1 diameter pulley penggerak 3”, pulley yang digerakkan 6” dan belt yang digunakan adalah belt dengan tipe A dengan panjang belt 1380 mm. Setelah dilakukan percobaan menggunakan botol kaca, membutuhkan waktu ±5 detik.
Rancang Bangun Mesin Pengiris Bawang Merah Dengan Kapasitas 76,1 Kg/Jam M, Saripuddin; Jamaluddin; Nursadikin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 1, No 1, Oktober, 2023
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah merupakan tanaman rendah yang tumbuh tegak dengan tinggi dapat mencapai 15-50cm. dalam pengolahan mesin pertanian, banyak permesinan yang digunakan , diantaranya mesin pengiris bawang merah. Cara kerja mesin pengiris bawang merah ini yaitu rotor berpisau yang berputar sebagai pemotong bawang dengan penggerak motor listrik dengan daya 0,25 HP, 200W dengan puran motor listrik sebesar 2850 rpm. Sabuk yang digunakan tipe K-26 yang dipasangkan pada dua bual pulley berukuran 2” dan 6” dengan rasio 3:1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu pengirisan bawang merah dan besar kapasitas hasil hasil kerja mesin . metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan melakukan percobaan secara langsung.parameter yang diteliti pada penelitian ini yaitu mengukur lama waktu pengirisan bawang merah dan besar kapasitas kerja mesin. Hasil kerja mesin pengiris banwang merah dengan penggerak motor listrik dengan daya 0,25HP sebesar 76,1 kg/jam. Waktu yang digunakan dalam proses pengirisan 1 kg bawang merah sekitar ±47 detik, dengan berat bahan tertinggal sebesar 0,02 kg dengan dengan persentase 2% per kg.
Analisis Kerusakan Gardan (Differential) Dan Pengaruhnya Terhadap Putaran Roda Belakang Pada Kendaraan Fuso Fighter Rahman, Fadhli; Manguluang, Zulkifli; Tamrin, Mauladnan; Joko, Zulvais
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 1, No 1, Oktober, 2023
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk melihat pengaruh kerusakan gardan (differential) terhadap putaran roda belakang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh secara langsung dari data spesifikasi differential dan Axle Shaft terkhusus pada daya kerja differential terhadap putaran Axle Shaft. Sedangkan, data sekunder diperoleh dari studi literatur dan jurnal penelitian sebelumnya. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu beberapa percobaan terhadap analisisi kerusakan differential, pengetesan untuk melihat pengaruh kerusakan differential terhadap Axle Shaft roda belakang dengan sampel penelitian yaitu kendaraan Fuso Fighter. Teknik pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Temuan penelitian di lapangan berupa: (1) Kerusakan differential pada mobil Fuso Fighter terjadi karena adanya gesekan yang berlebihan antara Pinion Gear dan Ring Gear yang mengakibatkan Differential retak dan mengalami kerusakan, selain itu faktor usia kendaraan pun menjadi pemicu kerusakan Differential. Adapun gesekan yang terjadi disebabkan oleh medan kendaraan dan beban muat yang berlebihan, (2) Untuk meperbaiki kerusakan yang terjadi pada differential maka dilakukan beberapa pengecekan, mulai dari pengecekan minyak differential, penyetelan sesuai dengan spesifikasi, pengukuran backlash, mengencangkan semua baut yang bisa menyebabkan bunyi paa saat berbelok, mengencangkan dengan momen 2000 kcgcm serta melakukan pemeriksaan run out ring gear dan jika diperlukan maka dilakukan penggantian bantalan. Seluruh hasil penelitian dalan penelitian ini diperoleh dari pengukuran dial test indikator dan pengambilan data differential. Hasil pengukuran putaran roda kanan (PRK) dengan rpm engine 2050, 5000, 7000 sebagai berikut, a) Roda kiri 450 rpm, roda kanan = 741,86 rpm, b) rpm roda kiri 650 rpm, roda kanan = 2.256,96 rpm, c) rpm roda kiri 850 rpm, roda kanan = 3.219,76 rpm. Hasil pengukuran putaran roda lurus (PRL) dengan rpm engine 2050, 5000, 7000 sebagai berikut, a) RPM engine 2050 rpm, roda belakang = 1.191,86 rpm, b) rpm engine 5000 rpm, roda belakan = 2.906,96 rpm, c) rpm engine 7000 rpm, roda belakang = 4.069,76 rpm
Analisis Prestasi Mesin Pada Variasi Bahan Bakar Terhadap Penggunaan Capasitor Discharge Ignition Standar Dan Racing Pada Sepeda Motor 4 Langkah Syafrun, Muhammad; Rahman, Fadhli; Sumarlin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 1, No 1, Oktober, 2023
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor empat langkah merupakan alat transportasi yang di gerakan oeh piston berbahan bakar bensin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan torsi, daya dan konsumsi bahan bakar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alas dynamometer dan metode yang digunakan adalah metode throttle spontan. Metode pengumpulan data yang diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam penelitian ini adalah Pesiapan pengujian, Tahapan pengujian, Parameter yang di gunakan dalam perhitungan. Setelah itu data diperoleh dengan prosedur percobaan variasi bahan bakar tehadap penggunaan CDI standar dan CDI racing pada motor empat langkah. Hasil penelitian yang diperoleh pada pengujian Daya dan Torsi lebih besar yang dihasilkan menggunakan CDI racing dengan mengunakan bahan bakar pertamax. Hal ini disebapkan karena bunga api yang sangat besar dan cepat sebanding dengan suplai bahan bakar ke ruang selinder sehingga menghasilkan pembakaran yang sempurna. Pembakaran sempurna terjadi jika suhu dan tekanan di dalam ruang slinder meningkat sehingga menghasilkan Daya dan Torsi yang optimal. Hasil pengujian variasi CDI standar dan CDI racing mengunakan bahan bakar premium dan partamax, kosumsi bahan bakar terendah di peroleh pada saat penggunaan CDI standar berbahan bakar partamax sebesar 35,5 km/l sedangkan konsumsi bahan bakar tertinggi dihasilkan pada penggunaan CDI racing dengan menggunakan bahan bakar premium sebesar 32,79 km/l.
ANALISIS KINERJA MESIN PENYANGRAI (ROASTER) KOPI Imam Wahyu; Muhammad Yasar; Fadhli Rahman; Djupri Juma Pabeta
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 3, No 1, April, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis putaran motor penyangrai (roaster) kopi, Menguji kinerja alat penyangrai (roaster) kopi. Penelitian dilakukan di Bengkel Sepeda Motor Antang Raya, Jalan Inspeksi Kanal PAM No. 57 Kassi-Kassi, Makassar, Indonesia. Dalam penelitian ini data yang diperoleh dalam pengujian ini merupakan data yang diperoleh langsung dari pengukuran dan bembacaan pada alat ukur pengujian kemudian diletakkan kedalam tabel data pengujian untuk kinerja mesin penyangrai (roaster) kopi hingga derajat kematangan light, medium, dark dengan membutuhkan waktu, putaran dan perpindahan panas. Hasil analisis menunjukkan bahwa Rekondisi putaran motor penyangrai (roaster) kopi hingga derajat kematangan Light Roasting memilik waktu penyangraian sebesar 23 menit, energi penyangraian sebesaar 1,249 kW. membutuhkan kematangan Medium Roasting memilik waktu penyangraian sebesar 33 menit, energi penyangraian sebesaar 0,870 kW. Derajat kematangan Dark Roasting memilik waktu penyangraian sebesar 41 menit, energi penyangraian sebesaar 0,700 kW. Menguji kinerja alat penyangrai (roaster) kopi memiliki kebutuhan daya listrik untuk Light roasting adalah 9.108 J, medium roasting adalah 13.068 J, dark roasting adalah 16.236 J. Kadar air biji kopi untuk Light Roasting sebesar 1999,744 g. Medium Roasting sebesar 1999,8 g, Dark Roasting sebesar 1999,804 g. Energi untuk memanaskan udara dalam ruang silinder penyangraian sebesar 74,205 kJ. Energi pemanasan biji kopi sebesar 1265,4 kJ. Energi Penguapan air kopi 383 kJ. Energi total untuk memanaskan udara dan bahan pada proses penyangraian sebesar 1722,981 kJ.
ANALISIS PERUBAHAN PEMBEBANAN TERHADAP KINERJA TURBIN CROSSFLOW Reja Putra Pratama Sadli; Muh Syuaib; Darmulia; Muhammad Syafrun
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 3, No 1, April, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin air adalah salah satu perangkat utama yang digunakan dalam pembangkit listrik tenaga air, dan berbagai jenis turbin air telah dikembangkan untuk mengoptimalkan konversi energi kinetik air menjadi energi mekanik yang kemudian diubah menjadi energi listrik. Turbin Crossflow adalah salah satu jenis turbin air yang memiliki sejumlah keunggulan dalam berbagai aplikasi, termasuk pembangkit listrik skala kecil hingga menengah. Namun, dalam pengoperasiannya, turbin Crossflow sangat dipengaruhi oleh pembebanan yang dikenakan padanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh pembebanan yang diberikan terhadap kinerja dari turbin Crossflow dengan menggunakan 2 sudut pengarah. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode eksperimen yaitu menggunakan alat uji turbin Crossflow, dimana parameter-parameter penelitian ini meliputi: head, putaran, massa jenis fluida, debit air, daya yang dihasilkan, serta efisiensi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, pada pembukaan sudut pengarah 35o diperoleh daya generator mengalami penurunan, dari 45,9 watt (beban 75 watt) ke 43,32watt (beban 105 watt) dan nilai efisiensi generator mengalami penurunan, dari 6,53% (beban 75 watt) ke 6,16 % (beban 105 watt). Sedangkan pada pembukaan sudut pengarah 40o, diperoleh daya generator mengalami penurunan, dari 39,84 watt (beban 75 watt) ke 38,88 watt (beban 105 watt) dan nilai efisiensi generator mengalami penurunan, dari 5,50% (beban 75 watt) ke 5,37 % (beban 105 watt).
PEMBUATAN ALAT PENGUKURAN MODULUS ELASTISITAS PADA PENGUJIAN BAHAN Saiul Adha; Muh. Syahid; Jamaluddin; Musrawati
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 3, No 1, April, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modulus elastisitas adalah besaran yang dapat diukur dari benda padat dengan nilai perbandingan antara tegangan tarik dengan regangan tarik. Pengukuran untuk memperoleh nilai Modulus Elastisitas suatu bahan telah banyak dilakukan. Salah satu bahan yang sangat lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah aluminium. Karena sifat khasnya yang ringan namun kuat, tahan beban dan tahan karat. Aluminium banyak digunakan sebagai komponen transportasi, bangunan dan jembatan, alat pertukangan, hingga perabotan rumah tangga. Metode pengumpulan data yang diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam penelitian ini adalah Studi Literatur dan Studi perancangan alat penelitian. Setelah alat selesai dilakukan pengujian pada bahan aluminium. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah pembuatan alat modulus elastisitas yang dapat digunakan praktikum. Dan Setelah melakukan pengujian dapat disimpulkan bahwa semakin tipis ketebalan suatu logam semakin peka ke efektivitasnya dan semakan tebal suatu logam maka semakin kecil ke elastisitasnya. Setelah dilakukan pengujian alat dengan massa yang berbeda-beda mulai dari 10 gram sampai dengan 250 gram menggunakan bahan aluminium. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa massa yang digunakan dari berat 30 gram sampai dengan 100 gram memiliki tingkat error yang kecil. jadi Ketika pengukuran alat modulus elastis pada bahan aluminium yang paling adalah masa beban 80 gram.