Abstract This research emerged from the issue of the limited effectiveness of traditional learning approaches in improving students’ academic performance. The primary goal of this study is to quantitatively examine how far the integration of Artificial Intelligence (AI)–based learning methods can enhance students’ learning outcomes compared to conventional lecture techniques. A quantitative experimental design utilizing a pretest–posttest model was applied. Data were obtained through pretests and posttests and further analyzed using the Paired Sample t-test and Analysis of Covariance (ANCOVA) to determine differences and measure the influence of learning methods on achievement levels. The results indicate a substantial improvement between the pretest and posttest scores, with a mean difference of -15.167 (t = -9.575; p < 0.001), confirming that posttest scores significantly increased after the intervention. The ANCOVA results further demonstrated that the applied learning method had a strong influence on posttest outcomes (F = 35.980; p < 0.001), while the pretest variable showed no significant effect (p = 0.497). Participants who engaged in AI-integrated learning achieved an average posttest score of 85.838, notably higher than the lecture group’s 75.729, with a 95% confidence interval verifying this difference. These findings emphasize that AI integration enhances learning personalization, comprehension, and engagement, thereby contributing positively to the overall improvement of learning outcomes compared to traditional methods. Keywords: Artificial Intelligence, Integration Method, Learning Outcomes, Learning Evaluation, Conventional Learning Abstrak Penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya efektivitas pendekatan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis secara kuantitatif sejauh mana penerapan metode pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi AI dapat memberikan dampak terhadap peningkatan hasil belajar dibandingkan dengan metode ceramah tradisional. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen dengan model pretest–posttest melalui pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan instrumen pretest dan posttest, kemudian dianalisis dengan uji Paired Sample t-test serta Analisis Kovarians (ANCOVA) untuk menilai perbedaan serta pengaruh metode pembelajaran terhadap capaian belajar peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara skor pretest dan posttest, dengan selisih rata-rata sebesar -15,167 (t = -9,575; p < 0,001), yang menandakan adanya peningkatan hasil belajar setelah penerapan intervensi. Hasil ANCOVA memperkuat temuan tersebut, di mana metode pembelajaran memiliki pengaruh signifikan terhadap skor posttest (F = 35,980; p < 0,001), sedangkan nilai pretest tidak menunjukkan pengaruh berarti (p = 0,497). Rata-rata nilai posttest kelompok yang belajar dengan integrasi AI mencapai 85,838, lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok ceramah sebesar 75,729, dengan interval kepercayaan 95% yang mengonfirmasi perbedaan signifikan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi AI dalam pembelajaran dapat meningkatkan personalisasi, pemahaman materi, serta keterlibatan siswa secara nyata, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar dibandingkan metode konvensional. Kata Kunci: Kecerdasan Buatan, Metode Integrasi, Hasil Belajar, Evaluasi Pembelajaran, Pembelajaran Konvensional
Copyrights © 2025