Abstrak — Instansi pemerintah tingkat provinsi yang menangani distribusi barang habis pakai pada berbagai unit kerja sering menghadapi kendala dalam proses pencatatan dan pengelolaan inventaris barang pakai habis yang belum terintegrasi. Prosedur permintaan barang yang masih dilakukan secara manual mengakibatkan keterlambatan distribusi, kesalahan pencatatan, dan minimnya transparansi data secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakn sistem informasi pengelolan inventaris berbasis web dengan menerapkan metode Extreme Programming (XP). Sistem ini dibangun melalui tahapan perumusan user story, release planning, perancangan sistem dengan iterative, pengujian fungsional dan terstruktur, serta usability testing. Teknologi yang digunakan dalam pengembangan meliputi Laravel sebagai kerangka kerja backend, MySQL untuk pengelolaan basis data, serta Tailwind CSS pada antarmuka pengguna. Evaluasi sistem dilakukan melalui pengujian blackbox, whitebox, serta pengujian kegunaan berdasarkan lima aspek dari Nielsen. Hasil menunjukkan bahwa sistem dapat mempercepat proses permintaan barang, meningkatkan akurasi pencatatan, serta memberikan transparansi terhadap data persediaan. Temua ini menunjukkan bahwa metode XP efektif untuk diterapkan dalam pengembangan sistem informasi pada lingkungan instansi yang belum mengetahui kepastian kebutuhan sistemnya. Kata kunci— extreme programming, pencatatan inventaris, persediaan barang habis pakai, sistem informasi, usability testing
Copyrights © 2025