nternalisasi nilai agama Islam adalah suatu proses memasukkan nilai agama Islam secara penuh ke dalam hati, sehingga ruh dan jiwa bergerak berdasarkan ajaran agama Islam. Dalam menginternalisasi nilai-nilai islam diperlukan teori tahapan, metode, dan kajian yang mendalam dalam internalisasi nilai-nilai dalam pembelajaran PAI terutama dalam era society 5.0 yang menjadi alasan utama harus diterapkan nilai-nilai islam. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis teori internalisasi nilai-nilai islam dan relevansinya pada pembelajran PAI pada era society 5.0 Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka (library research) yang mengeksplorasi berbagai sumber ilmiah dan relevan. Hasil penelitian ditemukan bahwa dalam menerapkan nilai-nilai islam diperlukan metode pembiasaan sebagai metode efektif menginternalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam. Hal ini sejalan dengan teori pembiasaan yang dikemukakan oleh Skinner, yang menyatakan bahwa kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus dapat membentuk perilaku. Internalisasi nilai-nilai PAI melalui pembiasaan dapat membentuk karakter religius siswa dapat berhasil jika penuh dukungan dari guru, orang tua, dan pihak sekolah, program ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang. Implementasi yang konsisten dan evaluasi yang berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan program ini.
Copyrights © 2026