Fenomena "Married is Scary" mencerminkan persepsi ketakutan terhadap pernikahan yang semakin berkembang dalam masyarakat kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsitersebut dalam perspektif religius, emosional, dan sosial budaya, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber terkait topic pernikahan di masyarakat modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketakutan terhadap pernikahan dipengaruhi oleh faktor religius yang menuntut pemenuhan ekspektasi tinggi, faktor emosional terkait trauma atau ketidakpastian komitmen, serta tekanan sosial budaya yang menuntut individu untuk menikah pada usia tertentu. Selain itu, faktor ekonomi dan pengaruh media sosial juga memainkan peran besar dalam menciptakan rasa takut terhadap pernikahan. Kesimpulannya, fenomena ini mencerminkan kompleksitas pandangan terhadap pernikahan yang dipengaruhi oleh banyak faktor, dan diperlukan pendekatan yang lebih realistis serta dukungan sosial dalam menghadapi ketakutan ini. Penelitian lebih lanjut tentang dinamika ini sangat diperlukan untuk memahami lebih dalam fenomena tersebut.
Copyrights © 2026