Industri logistik menuntut karyawan yang memiliki kompetensi tinggi, ketepatan waktu, serta ketahanan kerja yang baik. Salah satu upaya strategis perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan adalah melalui program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan. Namun, efektivitas pelatihan tidak hanya ditentukan oleh peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga oleh tingkat kepuasan kerja yang dirasakan karyawan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada PT Samudera Logistics Services. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan variabel pelatihan, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan kepuasan kerja. Program pelatihan yang dirancang secara efektif mampu meningkatkan kepuasan kerja karyawan melalui pengembangan kompetensi, kepercayaan diri, dan peluang pengembangan karier, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja. Kepuasan kerja terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara pelatihan dan kinerja karyawan, khususnya dalam konteks perusahaan logistik dan pergudangan yang menuntut efisiensi dan keandalan operasional.
Copyrights © 2026