Penelitian ini menganalisis secara empiris pengaruh parsial dan simultan dari Modal, Tenaga Kerja, dan Jam Kerja terhadap Pendapatan Pengrajin Pande Besi di Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Bali, yang merupakan pusat industri tradisional pande besi. Data primer dianalisis menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda pada tingkat signifikansi 5%.Hasil: Hasil regresi menunjukkan bahwa: (1) Secara parsial, Modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan. Variabel Modal menjadi faktor paling dominan. (2) Tenaga Kerja berpengaruh positif namun tidak berpengaruh signifikan, mengindikasikan bahwa kuantitas tenaga kerja belum optimal dalam mendorong peningkatan pendapatan. (3) Jam Kerja juga tidak berpengaruh signifikan, bahkan menunjukkan arah hubungan negatif, menyiratkan fenomena diminishing return akibat kelelahan pada jam kerja yang terlalu panjang. (4) Secara simultan (Uji F), Modal, Tenaga Kerja, dan Jam Kerja berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan. Implikasi: pendapatan yang disebabkan oleh ketiga variabel tersebut sangat baik. Hasil ini menyimpulkan bahwa meskipun faktor ketiga secara kolektif esensial, Modal adalah faktor tunggal yang paling krusial dalam menentukan pendapatan pengrajin. Implikasi manajerial menyarankan perlunya peningkatan akses permodalan dan penerapan manajemen tenaga kerja dan waktu yang lebih efisien untuk meningkatkan produktivitas industri pande besi lokal.
Copyrights © 2025