Penelitian ini bertujuan memahami sejauh mana kecerdasan spiritual berkontribusi terhadap resiliensi psikologis mahasiswa Muslim dalam menghadapi tekanan akademik. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data, melibatkan 84 mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara yang dipilih melalui rumus Slovin. Analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Temuan regresi memperlihatkan bahwa kecerdasan spiritual berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi psikologis, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,482. Angka ini mengindikasikan bahwa kecerdasan spiritual menyumbang 48,2% terhadap variasi resiliensi mahasiswa. Model regresi juga memenuhi seluruh asumsi statistik yang diperlukan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kecerdasan spiritual menjadi salah satu faktor penting yang membantu mahasiswa mempertahankan ketenangan emosi, memaknai tekanan secara positif, dan tetap mampu menghadapi tuntutan akademik yang semakin kompleks. Temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan program pendampingan berbasis spiritual di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2025