Penelitian ini untuk memahami bagaimana pelayanan sosial terhadap anak penyandang disabilitas studi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Mandara Kota Kendari. Melalui pendekatan inklusif yang menghilangkan hambatan struktural dan sosial, Indonesia menjamin hak penyandang disabilitas untuk memperoleh pelayanan sosial tanpa diskriminasi. Untuk memahami pengalaman dan kesulitan yang dihadapi penyandang disabilitas saat mendapatkan layanan sosial dan pendidikan inklusif, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pelayanan sosial SLB Mandara Kota Kendari dapat memenuhi kebutuhan khusus siswa dengan menyesuaikan metode pembelajaran mereka berdasarkan penilaian mereka. Namun, ada hambatan struktural seperti keterbatasan sarana komunikasi dan ketersediaan guru khusus, serta hambatan sosial budaya seperti stigma dan kurangnya dukungan masyarakat. Untuk meningkatkan inklusi, pendekatan pembelajaran yang peka terhadap budaya lokal digunakan. Untuk mencapai inklusi yang optimal bagi penyandang disabilitas di Kota Kendari, diharapkan adanya kolaborasi multisektoral untuk meningkatkan fasilitas, pelatihan guru, dan kesadaran masyarakat.
Copyrights © 2025