Permasalahan yang terjadi menunjukkan kurangnya keterampilan anak dalam meningkatkan kreativitas kegiatan mewarnai, menggunting, dan menempel (3M). Solusi mengatasi permasalahan tersebut yaitu menggunakan kombinasi model project based learning dan example non example. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan menganalisis hasil perkembangan motorik halus dalam kegiatan mewarnai, menggunting, dan menempel (3M). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang di laksanakan sebanyak 4 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukan aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai ke 4 meningkat sampai persentase 100% kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas anak pada pertemuan 1 sampai ke 4 meningkat sampai persentase 100% kriteria “Berkembang Sangat Baik”. Hasil perkembangan motorik halus anak mengalami peningkatan pada pertemuan 4 mencapai 100% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik.
Copyrights © 2025