Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di sektor informal seperti bengkel las sering kali kurang diperhatikan, khususnya dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti kacamata las. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kacamata las dengan kejadian kelelahan mata pada pekerja bengkel las di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 orang pekerja yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (56,3%) selalu menggunakan kacamata las, dan mayoritas mengalami kelelahan mata tingkat sedang (68,8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan kacamata las dengan kelelahan mata (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini ialah pekerja yang hanya kadang-kadang menggunakan kacamata las memiliki risiko 5,143 kali lebih besar mengalami kelelahan mata tinggi dibandingkan pekerja yang selalu menggunakannya. Disarankan agar pekerja selalu menggunakan kacamata las saat bekerja, serta pentingnya edukasi dari pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran akan perlindungan mata.
Copyrights © 2025