Pondok pesantren memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis santri, khususnya melalui pembelajaran fikih ibadah. Namun, pola pembelajaran yang masih dominan bersifat satu arah sering kali membuat santri pasif dan kurang analitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi group discussion dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis santri di lingkungan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Sumber data meliputi kitab fikih ibadah yang umum digunakan di pesantren serta buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan diskusi kelompok dan berpikir kritis. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui pengkajian konsep, indikator berpikir kritis, serta hubungan antara strategi group discussion dan pembelajaran fikih. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi group discussion mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, dialogis, dan partisipatif. Diskusi kelompok melatih santri menganalisis dalil, membandingkan pendapat ulama, menyusun argumen, dan menarik kesimpulan secara rasional. Dengan demikian, strategi ini efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis sekaligus memperkuat karakter ilmiah santri.
Copyrights © 2025