Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek antiinflamasi ekstrak etanol daun Akar Sebiak (Gynura procumbens (Lour.) Merr.) melalui analisis histopatologi pada tikus putih jantan yang diinduksi Complete Freund’s Adjuvant (CFA). Hewan uji dibagi menjadi lima kelompok: kontrol normal, kontrol positif (Triamsinolon Asetonid), kontrol negatif (CMC-Na 1%), dan ekstrak dosis 100 mg/kg BB serta 200 mg/kg BB. Parameter yang diamati meliputi penurunan volume udem, jumlah leukosit total, dan lebar joint space. Hasil menunjukkan ekstrak dosis 100 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB menurunkan volume udem masing-masing sebesar 43,33% dan 49,15%, menurunkan jumlah leukosit, serta memperbaiki joint space dibandingkan kontrol negatif. Efek antiinflamasi ini diduga terkait kandungan flavonoid, alkaloid, dan triterpenoid/steroid yang menghambat jalur inflamasi. Meskipun potensi ekstrak signifikan, efeknya masih di bawah triamsinolon asetoniid.
Copyrights © 2025