Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan kelainan organ, yang berisiko tinggi terhadap morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Faktor risiko preeklamsia bersifat multifaktorial, termasuk riwayat preeklamsia sebelumnya, obesitas, kelengkapan pemeriksaan antenatal, status pekerjaan, dan stres. Penelitian ini merupakan systematic literature review yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres dan kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Pencarian literatur dilakukan melalui database elektronik dengan kata kunci: preeklamsia, stres, ibu hamil/kehamilan, faktor psikososial, dan kecemasan, serta disaring menggunakan metode PRISMA. Dari sepuluh jurnal yang dianalisis, sebagian besar menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat stres ibu hamil dengan kejadian preeklamsia. Selain itu, faktor lain seperti status pekerjaan, riwayat preeklamsia, obesitas, dan pemeriksaan antenatal juga memengaruhi risiko preeklamsia. Hasil kajian ini menegaskan pentingnya manajemen stres dan dukungan psikososial selama kehamilan sebagai bagian dari upaya pencegahan preeklamsia.
Copyrights © 2026