Peternak sapi di Kabupaten Sampang hidup dibawah kesejahteraan karena usaha ternak yang dilakukan berskala kecil dan tradisional. Oleh sebab itu, membandingkan potensi dan permasalahan yang ada di lapang, maka sangat diperlukan adanya upaya pembangunan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran komunikasi partisipatif diantara para aktor di industri peternakan sapi madura dan faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi partisipatif dalam pengembangan industri peternakan sapi madura di Kabupaten Sampang. Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan metode pendekatan Actor Network Theory (ANT). Untuk menjawab permasalah kedua, peneliti akan menggunakan alat analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel umur, pendidikan, teknologi informasi dan peran pendamping tidak berpengaruh signifikan terhadap efektifitas komunikasi dimana nilai sig dari masing variabel adalah 0.999, 0.999, 0.998 dan 0.410 dengan taraf kesalahan α = 0,05. Hal ini terjadi karena aktor yang terlibat kurang efektif dan tidak berjalan lancar sehingga berakibat pada perkembangan industri sapi potong yang tidak baik dan lambat.
Copyrights © 2025