Peternakan merupakan salah satu potensi untuk dikembangkan, karena memiliki kondisi alam yang sangat mendungkung dalam budidaya sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko-risiko yang ada dan tingkat risiko yang dialami apakah termasuk pada risiko besar ataupun risiko usaha kecil. Lokasi Peternakan Alami Sejati dipilih secara sengaja. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan mengidentifikasi risiko menggunakan fishbone, analisis Z-score, dan analisis VaR. Hasil analisis risiko kemudian dipetakan berdasarkan probabilitas dan dampak risiko. Identifikasi Risiko yaitu pada risiko produksi, pemasaran, dan keuangan. Nilai batas probabilitas diperoleh 52% dengan batas dampak risiko sebesar Rp. 45,195,164.50. Risiko produksi dan pemasaran termasuk pada kuadran III, sedangkan risiko keuangan ada pada kuadran II.
Copyrights © 2025