Pariwisata sangat rentan terhadap bencana alam seperti tanah longsor, angin kencang, dan kekeringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi sumber-sumber risiko pada Wahana Kampoeng Drenges (WKD), (2) merumuskan rekomendasi strategi risiko yang tepat dalam memitigasi risiko di Wahana Kampoeng Drenges dengan lebih efektif. Penentuan lokasi penelitian ini menggunakan metode purposive dengan penentuan sampel informan atau narasumber sebanyak tiga orang yang terdiri dari pengelola wisata, karyawan wisata dan pengunjung. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi secara langsung. Alat analisis yang digunakan adalah House Of Risk (HOR) yang terbagi HOR I dan HOR II. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa beberapa agen risiko dengan nilai Aggregate Risk Potential (ARPj) tertinggi mencakup adanya wisata sejenis, ketersediaan lahan yang terbatas, kurangnya perawatan dan pemeliharaan fasilitas wisata, promosi dan pemasaran yang masih terbatas, serta ketiadaan petugas kebersihan. Untuk mengatasi agen-agen risiko tersebut, startegi mitigasi risiko yang dapat direkomendasikan meliputi penyediaan paket liburan atau outbound dengan hatga terjangkau, memberikan pelayanan yang ramah, nyaman, dan informatif, melakukan diversifikasi produk, menjadwalkan perawatan fasilitas wisata secara berkala, serta membuat jadwal pembuatan konten terstruktur di media sosial.
Copyrights © 2025