Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pengasuhan anak usia dini di Indonesia. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengasuhan digital berbasis nilai kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan sistematis dengan menelusuri literatur melalui Google Scholar, ResearchGate, Neliti dan ScienceDirect. Kemudian menyeleksi 20 artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dengan tema pengasuhan digital, mediasi orang tua, dan nilai budaya lokal. Proses Pengumpulan data dilakukan melalui tahapan jelas, seperti mengidenttifikasi masalah dan merumuskan topic, mengumpulkan literature, menyeleksi literature, mengkaji dan menganalisis sumber pustaka, menyajikan hasil kajian pustaka. Tujuan dari menganalisis berbagai topic tersebut untuk memastikan seluruh penelitian yang berkaitan dengan topic peneliti dipertimbangkan, bukan hanya beberapa studi tertentu, sehingga hasilnya lebih menyeluruh dan tidak bias. Hasil menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti musyawarah keluarga, keteladanan, dan komunikasi dialogis memperkuat praktik mediasi aktif, membantu orang tua mengendalikan penggunaan gawai tanpa pendekatan otoriter, serta menumbuhkan kedekatan emosional dan identitas budaya anak. Temuan ini menegaskan bahwa pengasuhan digital berbasis kearifan lokal menjadi strategi adaptif untuk menumbuhkan literasi digital yang berkarakter dan selaras dengan nilai budaya Indonesia.
Copyrights © 2025