Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang orang tua memilih homeschooling sebagai pilihan utama dalam mendidik anak, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendukung keterampilan sosial anak, serta menganalisis dampak pelaksanaan homeschooling terhadap keterampilan sosial anak yang mengikuti pendidikan alternatif tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga menghasilkan gambaran penelitian yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang orang tua memilih homeschooling didasari oleh beberapa pertimbangan, yaitu anak dengan kebutuhan khusus, keinginan untuk memperkuat moralitas dan pembentukan karakter, upaya mempererat hubungan orang tua dan anak, serta ketidaksesuaian sistem sekolah formal dengan kebutuhan individual anak. Tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendukung keterampilan sosial anak mencakup aspek internal seperti keterbatasan interaksi sosial yang bervariasi dan kemampuan orang tua dalam mengelola pendidikan, serta aspek eksternal seperti keterbatasan akses terhadap komunitas dan lingkungan sosial yang mendukung. Pelaksanaan homeschooling juga memberikan dampak yang signifikan, terutama dalam peningkatan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, keharmonisan keluarga, dan pembentukan kemandirian anak, serta konsekuensi ekonomi terkait dukungan fasilitas pembelajaran mandiri.
Copyrights © 2026