Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita. Kondisi ini disebabkan kekurangan asupan gizi, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari janin hingga 2 tahun. Gizi anak dipengaruhi sejak dalam kandungan, yaitu kualitas makanan, minuman dan gaya hidup sang ibu. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu terkait manfaat pangan fungsional yang diolah menjadi susu kombinasi kedelai dan kolang-kaling sebagai susu alternatif sumber tinggi kalsium pada anak, susu ini juga dapat menjadi alternatif pengganti susu sapi bagi anak yang alergi pada susu sapi. Metode kegiatan dilaksanakan dengan ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi pre-test dan post-test, dan pendampingan pembuatan susu kombinasi kedelai dan kolang-kaling. PkM ini dilakukan pada bulan Juni sampai September 2025 di Dusun VIII Desa Ria-Ria Sei Bamban dengan Mitra Kelompok Wanita Tani Mawar Ria Jaya, yang di hadiri oleh 25 peserta ibu-ibu yang memiliki anak usia 6bulan- 2tahun. Hasil diperoleh adanya peningkatan tingkat pengetahuan ibu terhadap manfaat pangan fungsional yang diolah menjadi susu kombinasi kedelai dan kolang-kaling sebagai susu alternatif sumber tinggi kalsium pada anak untuk pencegahan stunting dengan hasil pre-test mayoritas pengetahuan cukup sebanyak 13 orang (52%), dan setelah diberi edukasi penyuluhan hasil post-test mayoritas pengetahuan baik sebanyak 17 orang (68%). Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar. Diharapkan kepada para ibu untuk dapat mempraktekkan ulang pembuatan susu kombinasi kedelai dan kolang-kaling di rumah, dengan penggunaan alat dan bahan sederhana, para ibu dapat menjadi perilaku hidup sehat untuk pencegahan stunting pada anak.
Copyrights © 2025