Penelitian ini mengkaji penerapan E-learning dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di Universitas Muhammadiyah Riau dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa E-learning memberikan kemudahan akses dan fleksibilitas, namun masih dihadapkan pada tantangan seperti terbatasnya interaksi, rendahnya motivasi belajar, dan kendala teknis. Efektivitas pembelajaran daring ditentukan oleh interaksi yang berkualitas, desain materi yang kontekstual, serta keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa. Berdasarkan teori Difusi Inovasi, Komunikasi Instruksional, dan Uses and Gratification, E-learning berpotensi mendukung pembentukan karakter kewarganegaraan digital yang kritis dan bertanggung jawab jika diterapkan secara adaptif dan partisipatif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi E-learning yang lebih relevan dan interaktif dalam pengajaran PPKn. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi E-learning dalam pembelajaran PPKn tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai media strategis dalam membangun kualitas interaksi pembelajaran dan internalisasi nilai-nilai kewarganegaraan. Oleh karena itu, penerapan E-learning perlu dirancang secara sistematis, komunikatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa agar mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran serta mendukung pembentukan karakter kewarganegaraan digital yang kritis, etis, dan bertanggung jawab di era digital.
Copyrights © 2025