Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Tiktok Dalam Mempromosikan Tari Zapin Riau Sebagai Upaya Penguatan Identitas Nasional Di Era Digital: Indonesia Salsa Nouvalia Devega; Diaz Sari; Gerry Julian
INTELEKTUAL ( E-Journal Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi ) Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Intelektual: Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55499/intelektual.v12i2.1574

Abstract

The ever-growing development of technology in this modern era has had a significant impact on how society conveys and receives information. This phenomenon has a particularly strong influence in Indonesia, as the country is known for its rich cultural diversity. With such cultural diversity, Indonesia faces major challenges in preserving its local culture and maintaining its national identity in the eyes of the world. Technology has made it easy for various kinds of information, including foreign cultures, to enter Indonesia. This has led to a cultural shift where local culture is increasingly neglected. However, by utilizing digital technology wisely and strategically, Indonesia can preserve its culture and identity amidst the influx of foreign cultures. One popular platform in Indonesia today is TikTok. Through this platform, users can create creative videos that can reach audiences worldwide. This makes it much easier to promote local culture. Therefore, this research aims to explore the role of TikTok in the effort to preserve local culture using a qualitative approach through in-depth interviews, observations, and literature studies. The results of this research are expected to provide a deeper understanding and strategic recommendations related to cultural preservation efforts in the digital era.
Optimalisasi E-Learning dalam Pembelajaran Kewarganegaraan Di Era Digital Dea Ana Tasya; Riski Maulana Akbar; Diaz Sari; M. Reyan Irfanda
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1829

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan E-learning dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di Universitas Muhammadiyah Riau dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa E-learning memberikan kemudahan akses dan fleksibilitas, namun masih dihadapkan pada tantangan seperti terbatasnya interaksi, rendahnya motivasi belajar, dan kendala teknis. Efektivitas pembelajaran daring ditentukan oleh interaksi yang berkualitas, desain materi yang kontekstual, serta keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa. Berdasarkan teori Difusi Inovasi, Komunikasi Instruksional, dan Uses and Gratification, E-learning berpotensi mendukung pembentukan karakter kewarganegaraan digital yang kritis dan bertanggung jawab jika diterapkan secara adaptif dan partisipatif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi E-learning yang lebih relevan dan interaktif dalam pengajaran PPKn. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi E-learning dalam pembelajaran PPKn tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai media strategis dalam membangun kualitas interaksi pembelajaran dan internalisasi nilai-nilai kewarganegaraan. Oleh karena itu, penerapan E-learning perlu dirancang secara sistematis, komunikatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa agar mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran serta mendukung pembentukan karakter kewarganegaraan digital yang kritis, etis, dan bertanggung jawab di era digital.
PERAN TIKTOK DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILU 2024 Diaz Sari; Raka Dwi Purnomo; Maulidia Inayah; Abi Thaher; Tri Wulan Dari
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.667

Abstract

Penelitian ini membahas peran media sosial TikTok dalam meningkatkan kepedulian politik pemilih pemula pada Pemilu 2024. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh dominasi generasi muda dalam daftar pemilih, namun minimnya keterlibatan mereka dalam diskusi politik yang bermakna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur, serta melibatkan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok mampu memengaruhi kepedulian politik pemilih pemula melalui konten yang singkat, menarik, dan mudah diakses, serta memberikan ruang partisipasi aktif melalui komentar dan berbagi konten. Platform ini tidak hanya menyampaikan informasi politik, tetapi juga membentuk cara pandang dan tanggung jawab politik generasi muda
PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI SUMBER INFORMASI BENCANA BANJIR DI PEKANBARU Nurul Wahyuna; Diaz Sari; Muhammad Raifus; Louis Rievo; Raja Maulana; Rafif Syahril Nugraha
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37910

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan Instagram sebagai sumber informasi bencana banjir di Kota Pekanbaru, khususnya dalam konteks banjir besar yang terjadi pada Maret 2025. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggambarkan pengalaman masyarakat dalam memanfaatkan Instagram selama situasi darurat. Data diperoleh melalui studi literatur dan survei daring yang melibatkan 11 responden pengguna aktif Instagram yang berdomisili di Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram menjadi kanal informasi yang cepat, mudah diakses, dan efektif dalam menyampaikan kondisi banjir secara real-time melalui konten visual seperti foto, video, Reels, dan Story. Responden paling banyak menggunakan Instagram untuk mengetahui lokasi banjir, membagikan ulang informasi, serta berkomunikasi dengan kerabat. Akun media lokal dan komunitas menjadi sumber yang paling dipercaya karena penyampaian informasinya dinilai lebih cepat dibandingkan akun resmi pemerintah. Meskipun demikian, terdapat risiko penyebaran hoaks dan kurangnya informasi lanjutan terkait evakuasi atau bantuan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa Instagram memiliki peran signifikan dalam komunikasi kebencanaan, namun akurasi dan verifikasi informasi tetap menjadi tantangan yang perlu ditingkatkan melalui kolaborasi antara instansi resmi dan komunitas lokal.