Keterampilan sosial merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan sejak usia dini, karena berperan dalam membentuk kemampuan anak untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan sosialnya.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi GBL dalam pembelajaran anak usia dini, mengetahui dampaknya terhadap keterampilan sosial anak, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart, yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GBL mampu meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini secara signifikan, terutama dalam aspek komunikasi, kerja sama, dan empati. Persentase anak dengan keterampilan sosial berkembang baik meningkat dari 30% pada pra-siklus menjadi 85% setelah siklus II. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan GBL sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, ketersediaan media permainan, serta desain pembelajaran yang relevan dengan karakteristik anak. Temuan ini mengindikasikan bahwa GBL merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan layak diterapkan untuk mendukung perkembangan sosial anak usia dini.
Copyrights © 2025