Urgensi dalam penelitian ini berasal dari rendahnya penggunaan modul pembelajaran digital dalam proses pembelajaran IPA Terintegrasi di Sekolah Dasar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital berbantuan Smart Apps Creator pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi siklus air, serta menilai kevalidan dan kepraktisan media tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek uji coba penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Tirtanadi dengan jumlah keseluruhan 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi serta angket respon guru dan siswa. Hasil validasi ahli media menunjukkan skor rata-rata 3,87 (kategori valid) dengan skor total 58, sedangkan validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 4,00 (kategori valid) dengan skor total 60. Respon guru terhadap media pembelajaran menunjukkan rata-rata 4,00 (kategori valid) dengan skor 60. Sementara itu, hasil angket respon siswa pada uji coba skala kecil (6 siswa) memperoleh persentase 82,89%, dan pada uji coba skala besar (25 siswa) mencapai 83,04% yang termasuk kategori “sangat praktis”. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran digital berbantuan Smart Apps Creator pada materi siklus air layak digunakan dalam pembelajaran IPAS. Media ini dinilai sesuai untuk digunakan di kelas sebagai penunjang proses pembelajaran, serta dapat membantu guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar secara lebih optimal.
Copyrights © 2025