This study examines the impact of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model on improving student learning outcomes at the elementary school level, amidst the challenges of modern education that require effective, meaningful, and relevant learning processes in everyday life. A qualitative method with a systematic literature study was conducted by analyzing seven primary journal articles (2020–2025) from sources such as Google Scholar and Indonesian university repositories, using the keywords "Contextual Teaching and Learning", "CTL for improving learning outcomes", and "CTL at various levels of education"; stages include identification, filtering, data extraction based on themes, and descriptive-synthetic analysis with source triangulation. The findings show that CTL consistently drives improvements in cognitive, affective, and psychomotor achievement, such as a jump in scores from 54.77 to 82.27 (A1), 80% completion in cycle II (A2), 60.1% impact on PAI (A6), and motivation reaching 86% (A5), through active student engagement in a real context that avoids the boredom of traditional lecture methods. The main conclusion states that CTL based on constructivism effectively builds deep understanding, motivation, 21st century skills, and character development, so it is considered an innovative strategy for national education policy to create inclusive and sustainable learning. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada peningkatan hasil belajar murid di jenjang sekolah dasar, di tengah tantangan pendidikan modern yang mengharuskan proses belajar yang efektif, bermakna, dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Metode kualitatif dengan studi literatur sistematis dilakukan dengan menganalisis tujuh artikel jurnal utama (tahun 2020–2025) dari sumber seperti Google Scholar dan repositori universitas Indonesia, menggunakan kata kunci "Contextual Teaching and Learning", "CTL untuk peningkatan hasil belajar", dan "CTL di berbagai jenjang pendidikan"; tahapan meliputi identifikasi, penyaringan, ekstraksi data berdasarkan tema, dan analisis deskriptif-sintetis dengan triangulasi sumber. Temuan menunjukkan bahwa CTL secara konsisten mendorong peningkatan prestasi kognitif, afektif, dan psikomotorik, seperti lonjakan skor dari 54,77 menjadi 82,27 (A1), ketuntasan 80% pada siklus II (A2), dampak 60,1% pada PAI (A6), serta motivasi mencapai 86% (A5), melalui keterlibatan aktif siswa dalam konteks yang nyata yang menghindari kebosanan dari metode ceramah yang tradisional. Kesimpulan utama menyatakan bahwa CTL yang berbasis pada konstruktivisme secara efektif membangun pemahaman yang mendalam, motivasi, keterampilan abad ke-21, dan pengembangan karakter, sehingga dianggap sebagai strategi inovatif untuk kebijakan pendidikan nasional demi menciptakan pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026